
Aturan minum obat TBC berwarna kuning - Alodokter
2020年6月15日 · FDC ini diberikan 2 macam, yaitu tahap intensif akan berupa tablet yang berbungkus warna merah (mengandung 4 jenis OAT) dan tahap lanjutan yang berbentuk tablet yang berbungkus warna kuning (mengandung 2 jenis OAT). Pada tahap lanutan FDC yang berbungkuss warna kuning mengandung Rifampicin dan Izoniazid.
Dosis obat tuberkulosis yang tepat - Alodokter
2018年1月12日 · Menurut panduan WHO, bagi pasien dengan berat badan 30-37 kg diberikan dosis 2 tablet, 38-54 kg diberikan dosis 3 tablet, 55-70 kg diberikan dosis 4 tablet, dan jika lebih dari 71 kg diberikan dosis 5 tablet. Namun pemberian dosis OAT FDC tentunya tetap akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien berdasarkan hasil pemeriksaan oleh dokter .
- [PDF]
KATEGORI II - UHAMKA
Kotak kedua untuk pengobatan Tahap lanjutan, terdiri dari 2 kotak kecil yaitu : O Kotak 1 : Berisi tablet RH (Rifampicin 150 mg, Isoniazid 150 mg) biasa disebut 2FDC sebanyak 7 Blister @ 28 tablet untuk pengobatan selama 5 bulan, berwarna KUNING. O Kotak 2 : Berisi tablet Ethambutol HCI 400 mg (E400) sebanyak 7 Blister @
TERAPI FDC (Fixed-Dose Combination) PADA PASIEN TB - Blogger
Tablet 2 FDC mengandung 2 macam obat yaitu: 150 mg Isoniasid (INH) dan 150 mg Rifampisin. Tablet ini digunakan untuk pengobatan intermiten 3 kali seminggu dalam tahap lanjutan. Baik tablet 4FDC maupun tablet 2FDC pemberiannya disesuaikan dengan berat badan pasien.
Aturan penggunaan obat tuberkulosis - Alodokter
2018年11月30日 · Pada tahap intensif FDC akan berupa tablet yang berbungkus warna merah, dan pada FDC fase lanjutan akan berbentuk tablet yang berbungkus warna kuning. Pada tahap lanutan FDC yang berbungkuss warna kuning mengandung Rifampicin dan Izoniazid. Dan dosis pemberian serta cara minumnya akan bergantung berat badan Anda.
Dosis FDC Dewasa Harian Per KG Yang Benar Terbaru 2025
2024年11月26日 · Dewasa: 5 mg/kgBB dengan pemberian maksimal 300 mg 1 kali sehari, sebagai dosis tunggal atau dosis terbagi. Atau kalau mau, bisa juga diberikan 10 mg/kgBB hingga maksimal 900 mg per hari, dikonsumsi 3 kali seminggu. Anak-anak: 10–15 mg/kgBB dengan pemberian hingga maksimal 300 mg 1 kali sehari, sebagai dosis tunggal atau dosis terbagi.
Serba-Serbi Obat Anti Tuberculosis - HISFARSI DIY
2017年7月19日 · Di Indonesia terdapat dua macam bentuk OAT yaitu dalam bentuk obat kombinasi dosis tetap (OAT-KDT) atau disebut juga Fixed-Dose Combination (FDC) dan kombipak (obat lepas). Obat Antituberkulosis bentuk kombinasi tetap terdiri dari dua macam, yaitu : OAT-KDT berisi 4 macam obat (4KDT ):
Obat Anti TBC (OAT) Dan Cara Mengobati Penyakit TBC Paru
2018年11月23日 · Obat anti TBC dikemas dalam bentuk Kemasan Dosis Tetap (KDT) atau disebut pula Fixed Dose Combination (FDC). tahap awal menelan obat anti TBC adalah selama 2 bulan. dan tahap selanjutnya menelan obat anti TBC selama 4 bulan. Bila pengobatan tahap pertama dan tahap kedua gagal, maka harus ditambahkan …
Obat antituberkulosis FDC fase lanjutan - Diskusi Dokter
2024年6月14日 · Pada awal fase lanjutan, pasien dapat OAT FDC fase lanjutan berwarna kuning sebanyak 2 papan. Dimana OAT FDC fase lanjutan berwarna kuning diminum 3 x seminggu. Sekarang ini OAT FDC fase lanjutan warna kuning diganti dengan OAT FDC fase lanjutan warna hijau dan dosis OAT FDC warna hijau diminum setiap hari.
1. FDC (Fix Dose Combine) Kategori I Tahap Intensif terdiri dari 2RHZE (Rifampisin, Isoniazid, Pyrazinamid, Etambutol). Obat-obat tersebut diberikan setiap hari selama 2 bulan, kemudian diteruskan dengan tahap intermiten (lanjut) yang terdiri dari 4RH3 (Rifampisin dan Isoniazid), diberikan tiga kali dalam seminggu selama 4 bulan. 2.